Tutup
Sulawesi Tengah

Dorong Transformasi Ekonomi berbasis alam, Kabupaten Sigi Menggelar Festival Lestari

×

Dorong Transformasi Ekonomi berbasis alam, Kabupaten Sigi Menggelar Festival Lestari

Sebarkan artikel ini
Salah seorang penenun kain dari kulit kayu di Sigi. (Foto: dokumentasi panitia)

Komoditas Unggulan

Bukan tanpa sebab Perda Sigi Hijau dibuat, Kabupaten Sigi memiliki potensi komoditas agroforestri seperti kakao organik, kopi, bambu, vanila, durian, dan kelor. Di sisi lain Kabupaten Sigi memiliki cakupan hutan hampir 70% dari luas wilayahnya yang harus dipastikan tutupan hutannya terjaga. Maka, hilirisasi komoditas agroforestri menjadi salah satu solusi menjaga lingkungan dan menghidupkan perekonomian masyarakat. 

Advertisment
Scroll hingga akhir

Seperti komoditas kopi yang berasal dari Desa Pipikoro, Kabupaten Sigi. Salah satu produsen hilirisasi komoditas kopi, telah membuktikan hilirisasi komoditas membawa nilai tambah dan manfaat ekonomi. 

Harri Ramdhani, yang akrab disapa Obhi, pemiliki usaha Pipikoro Coffee mengatakan komoditas kopi jika mendapat perhatian khusus dan dikelola secara berkelanjutan bisa menjadi komoditas unggulan. “Sigi punya banyak potensi agroforestri, lahannya begitu luas, dan punya biji kopi yang baik dan unggul karena wanginya yang khas jika proses pengelolaan yang baik,” kata Obhi. 

Obhi juga berkesempatan mengikuti program Masterclass Investasi Lestari sebagai pelatihan penyusunan portofolio investasi lestari berbasis rantai pasok gotong royong dalam bentuk pitchbook. 

Obhi menambahkan, saat ini Pipikoro Coffee dapat memproses 20-30 kilogram biji dan kopi setiap hari. Sebagai ilustrasi nilai tambah, satu kilogram biji kopi harganya Rp 45.000 namun jika dihilirisasi dan menjadi produk bernilai tambah dapat menjadi 60 gelas americano seharga Rp 15.000 per gelas. Meski begitu, Obhi mencatat hilirisasi perlu dukungan kelestarian industri hulu agar kualitas komoditas tetap terjaga. 

Dalam kesempatan Festival Lestari, Kabupaten Sigi juga akan memperkenalkan potensi pariwisata, kebudayaan, dan kuliner yang dikemas dalam kegiatan Sustainable Culinary Journey.

Program-program dalam Festival Lestari dirancang untuk mendorong terwujudnya Sigi Hijau dan target Kabupaten Sigi, yaitu masuknya investasi berkualitas yang tidak hanya mensejahterakan masyarakat tapi juga mendukung kelestarian lingkungan hidup.

Silakan komentar Anda Disini….